Metafora Hati


Kadang ia seringan kapas; lembut dan putih

Kadang ia seberat kapal yang tenggelam ke dasar lautan; berat dan kelam

Kadang ia sesederhana bahagianya kanak-kanak saat menggigit es krim kesukaannya

Kadang ia serumit soal-soal fisika dalam seleksi olimpiade internasional

Kadang ia secerah matahari pada suatu pagi yang indah

Kadang ia sekelabu gumpalan awan yang bergelung mengantar badai

Kadang ia sehangat secangkir teh di tengah rinai hujan yang semarak

Kadang ia sedingin es balok yang berhimpitan pada gerobak kayu di sebuah sudut pasar

Kadang-kadang, ia tak dapat diumpamakan sebagai apapun.

 

Fifah, 5 Desember 2016, dalam permainan kata-kata

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: