140216


Intinya,

Secara historis, hari Valentine tidak perlu aku rayakan karena aku tidak terhubung dengan histori tersebut. Sebagai muslim(ah), teladanku adalah Nabi Muhammad. Maka hari yang aku istimewakan hendaknya sesuai dengan hari yang beliau istimewakan.

Secara nilai, hari Valentine tidak sesuai dengan panduan hidup yang aku yakini. Maka aku tidak ikut-ikutan melakukan sesuatu yang dasar nilainya saja sudah berbeda.

Secara konteks, perayaan hari Valentine di dunia banyak digunakan untuk melegalkan hal negatif, tingkat ekstrimnya: seks bebas. Seks bebas ini adalah salah satu perusak generasi. Candu seperti obat-obatan adiktif. Sarana penularan berbagai infeksi menular. Berpotensi merusak masa depan sang perempuan (terutama). And so on.

Maka aku berkata tidak pada perayaan tersebut.

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: