Menulis dan Tumpukan Cerita


Dimulai dari suatu percakapan bolak balik dengan topik-yang-yah-begitulah di twitter dengan seorang teman lama, di sela-sela itu saya berkicau (baca: men-tweet):

“Menulis itu spt menumpuk cerita yg nggak sempat diceritain dgn lisan, jd org2 terdekat kita akan pny ksmptn u/membacanya di lain wkt :)”

Kemudian dengan asiknya (seperti biasa) dia menyahut lewat kicauan yang lain:

“iya makanyaa lo bc blog gw deeh haha”

jadilah saya yang sudah lama tidak blogwalking dengan aman sentosa karena ujian kuliah bla bla bla berkunjung dengan manis ke blognya.  Yah, namanya Nadhira Arini Nur Imamah, teman SMP yang sempat sekamar beberapa bulan (bener kan, ya?) dan kemudian pindah jauh sebelum kami lulus.

Tebak apa? Saya menemukan makna kicauan saya sendiri saat itu juga. Menulis itu seperti menumpuk cerita yang nggak sempat diceritain dengan lisan, jadi orang-orang terdekat kita akan punya kesempatan untuk membacanya di lain waktu. Lama sekali saya tidak berkontak dengan dia, bertanya selayang kabar sebelum saya membuka blognya. Nyata senyata-nyatanya, saya bisa menyimak banyak hal dari cerita yang dia punya selama ini :”

Jadi, meski awalnya kita menulis untuk diri sendiri, misalnya, menyimpan memori yang tidak ingin kita lupakan, dari segi emosionalnya, kita mengizinkan orang-orang terdekat kita menyimak kabar kita dengan lengkap. Ikut tertawa atau menangis dari tempat yang jauh, pada waktu yang berbeda.

Hehe.

dan gw mau promosi di sini Nad, cerita-cerita lo bagus banget. Makanya gw serius pas setelah itu berkicau lagi,

Nad, lo hrs ngerekam semua cerita2 itu dlm bentuk buku, ya? Kyk Torey Hayden,gw suka bgt buku2nya.

So, tetep nulis dengan gaya Nadhira yang selalu Nadhira :”)

——

Mau baca salah satu tulisan favorit saya? Klik link ini -> http://nadhira-arini.blogspot.com/2013/06/mereka-yang-peduli.html

Di sana juga banyak banget tulisan-tulisan yang bikin cekikikan (atau terharu, hiks) tapi selalu ada hikmahnya :” Ayo berkunjung!

p.s. : gw nggak ngeretweet kicauan lo di twitter, Nad, tapi gw nulis di blog gw. Haha.

Advertisements
Leave a comment

2 Comments

  1. heeyy masa gue baru tauu klo nulis ttg gue di blog looo waahh, jd maluuu.
    ayoo, mampir ke blog gue lagii hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: