Berlipat, Terus Berlipat


Bagaimana rasanya saat kita kehilangan orang-orang yang kita cintai dengan cara yang tidak manusiawi?

Misalnya, ditembak oleh penembak-penembak ulung, kehilangan banyak darah tanpa mendapat pertolongan medis segera, kemudian meninggal di tempat? Sedihnya lagi, jenazah mereka dibakar untuk meninggalkan jejak kejahatan sang penembak dan orang-orang di baliknya..

Ah ya.. Kehilangan orang tercinta saja sudah meninggalkan rasa sakit di dada.. Meskipun ia meninggal karena dihukum atas sebuah kejahatan, tetap ada rasa sesal, ada tangis yang mengalir, “Mengapa dia tidak hidup dengan lebih baik? Mengapa dia tidak memikirkan konsekuensi atas apa yang dia lakukan dan lebih berhati-hati?” Kita tahu hukuman itu ada karena kesalahan yang telah ia lakukan, tapi kita bersedih untuknya.

Apalagi saat kita tahu, bahwa orang-orang tercinta itu meninggal karena berusaha mempertahankan hak mereka. Mereka dibantai karena memperjuangkan sesuatu yang benar.. Bukan karena mereka berbuat jahat.

Kesedihan itu.. berlipat ganda. Berlipat, terus berlipat..

Bayangkan satu, dua, puluhan, ratusan bahkan ribuan orang mengalami kesedihan ini.. di Mesir.

Pray4EgyptYa Allah, lindungi mereka..

Kita tidak bisa rela-rela saja menyaksikan #EgyptMassacre
tanpa berbuat sesuatu. Minimal berdo’a, sobat.. Atau kalau kau mampu, lakukan lebih dari itu.

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: