Lebih Berbahaya


“Ketidaksungguhan itu lebih berbahaya dari ketidakmampuan.”

–Prof. Tri, via Mbak Wulan

Kalau nggak mampu, kita bisa belajar. Insya’Allah dengan sungguh-sungguh belajar, tidak mampu itu bertransformasi menjadi mampu.

Tapi, kalau sudah nggak sungguh-sungguh, pintu pembelajaran akan tertutup.

Yang nggak tahu akan tetap nggak tahu. Yang nggak mampu akan terus-terusan nggak mampu.

Na’udzubillah min dzalik.

Kalau ngutip kata-kata Yaya, “Jangan merasa superior terhadap orang yang belum bisa, apalagi inferior terhadap yang sudah bisa. Selama  kita teman, kita masih bisa belajar. Kalau ada yang lebih tahu, belajarlah dari dia. Kalau ada yang belum tahu, kita yang ajarin dia.” Simple tapi keren ya siklusnya?

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: