Kau Sadar, Kau Ingin


Saat Allah masih mengizinkanmu bangun setelah rasa sakit akibat lalai fisikmu,

lalu mengingatkanmu akan lalai amal dan ibadahmu,

dalam gemetar kau tahu bahwa hidup yang sementara ini tidak ingin kau sia-siakan,

hatimu membisik ampun karena sadar bekalmu masih sedikit untuk menjemput hidup di kampung akhirat yang abadi.

Kau ingin bersungguh-sungguh,

lebih bersungguh-sungguh,

mengingat-ingat bahwa hidup adalah perjuangan yang Allah amanahkan untuk diisi dengan ketaatan sebaik-baiknya.

Kau ingin lebih banyak bekerja dibandingkan berbicara,

mengikhtiarkan solusi dibanding mengeluh,

kau ingin mencontoh kekasih-Nya, Nabi Muhammad dan Nabi Ibrohim, dalam mengabdi.

Dalam setiap ujian ada teguran cinta dari-Nya,

semoga setiap pemahaman Allah jaga untuk memekarkan istiqomah dalam hidup.

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaytanaa wa hablanaa min ladunka rohmah innaka antal wahhaab.

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: