Kembali Pada Cahaya, Selalu


Saya melakukan pencarian. Menjelajahi bagian bumi yang berbeda. Berdiskusi dengan banyak orang. Membaca buku-buku dengan genre berbeda. Menyaksikan video-video atau film dengan berbagai warna. Mendengarkan berbagai rupa senandung serta pesan-pesan dengan bunyi yang aneka macam.

Pada akhirnya, Allah selalu mengembalikan saya pada.. Al Qur’an.

Saya tidak bisa pindah ke lain hati.

Saya tidak bisa bersembunyi dari kebenaran yang demikian mulia itu.

Ya Allah, teguhkan langkah ini. Kuatkan tekad ini. Mudahkan ia termanifestasikan pada cinta sebenar-benarnya cinta pada-Mu.

Meski sekarang saya masih terpincang-pincang berjalan, memperbaiki interaksi dengannya, memarahi diri sendiri karena sering menunda-nunda. Saya tidak akan rela membiarkan jasad saya mengingkari hati saya sendiri.

Kembali pada cahaya. Pengembaraan ini selalu berpulang pada Sang Pemilik Semesta.

 

Bismillaah. Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: