Nggak Mau Clutter


Bagian paling menyenangkan dari jeda antara selesai mengikuti satu ujian dan belajar untuk ujian mata kuliah selanjutnya adalah..

beres-beres… !

Yap. Jika dikronologiskan, kita mulai dengan menyapu, mengepel, menunggu lantai kering, dan memasang karpet tempat teritorial kerajaan meja lipat berada.

Cobalah, kalau jenuh, bereskan kamar, rumah, folder laptop kalau perlu (pasti kan numpuk banyak tuh file-filenya, hehe).

Kalau kata teman Ummi dulu (selagi nguping saat Ummi dan yang lain sedang ‘mentoring’, oh ya, ibu-ibu juga masih ikut mentoring lho), clutter atau kalau diartikan, kesemrawutan, berkaitan dengan rendahnya produktivitas seseorang.

Contoh nyatanya ya, akan banyak waktu yang kita gunakan untuk mencari suatu benda yang tidak disimpan dengan benar. Padahal kan bisa dimanfaatkan untuk membaca, menulis, atau hal-hal lain.

Selain itu, clutter juga bisa ikut memengaruhi pikiran kita. Sejujurnya saya belum search lebih jauh, apakah memang clutter di sekitar berpengaruh pada kesemrawutan pikirannya, ataukah pikiran yang semrawut akan dimanifestasikan di eksternal sebagai clutter ruangan di sekitarnya, atau keduanya.

Nanti lah ya, saya cari lagi lebih lengkapnya. Atau kalau ada yang sedang iseng, boleh cari juga, nanti dilink di sini. Hoho.

Berhubung lantainya sudah kering.. saya mau melanjutkan belajar lagi.

 

Selamat beres-beres, sobat :’)

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: