Ia yang Menjaga Waktu


Begitu besarnya perhatian kaum muslimin kurun pertama terhadap waktu sehingga melebihi perhatian orang-orang sesudahnya pada harta benda dan kekayaan mereka. Juga apa yang telah mereka wariskan dari ilmu yang bermanfaat, perbuatan yang baik, perjuangan yang benar, kemenangan yang nyata, serta kebudayaan yang berakar dan bercabang.

Sedangkan apa yang saya amati dari kehidupan kaum muslimin sekarang, mereka melakukan penyia-nyiaan terhadap waktu dan umur, berlebih-lebihan dalam aktivitas, melampaui batas kejahiliyahan, sehingga mereka terikat dengan kebiasaan tersebut. Mereka tidak berbuat untuk dunianya sebagaimana keadaan para ahli dunia, tidak pula untuk akhiratnya sebagaimana keadaan para ahli agama. Ironisnya, mereka malah menghancurkan kehidupan pada keduanya dan mengharamkan pula kebaikan pada keduanya.

Seandainya mereka mengerti, niscaya mereka akan berbuat untuk dunianya seolah-olah mereka hidup selamanya dan akan berbuat untuk akhiratnya seolah-olah mereka mati esok. Kemudian menjadikan do’a Qur’ani sebagai semboyan mereka : “Ya Robb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

 

–Dr. Yusuf Al-Qardhawi, Waktu dalam Kehidupan Muslim

 

Astaghfirullaahal ‘azhiim..

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

1 Comment

  1. Shabrina Nida Al Husna

     /  January 10, 2013
    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: