Beberapa Tanya, Beberapa Waktu


Terkadang, pada beberapa pagi aku akan bertanya tentangnya,

apa kabar,

sehatkah ia,

di mana ia tinggal sekarang,

ingatkah ia untuk datang menemuiku beberapa jam untuk 3 tahun,

tahukah ia apa yang kulakukan sekarang,

percayakah ia bahwa aku sedang belajar di kota berbeda untuk meniti jalan menjadi seorang dokter..

Pertanyaan-pertanyaan itu hanya berputar di kepala,

tidak tahu bagaimana menyampaikannya,

tidak tahu ke mana melayangkannya,

melesap kembali ke kedalaman benakku

Kisah ini sudah terlalu lama terpisah,

skenario terbaik yang Allah tuliskan untukku.

Alih-alih membenci, aku sudah memaafkan,

alih-alih mengutuk keputusan-Nya, aku mensyukuri betapa banyak orang-orang tercinta yang Ia kirim untuk menemaniku.

Hanya beberapa waktu itu saja,

aku tidak bisa menahan pertanyaan-pertanyaan itu melompati lintasan neuron di otakku.

Pada akhirnya, do’aku terbisik untuknya, “Semoga Allah senantiasa menjagamu. Semoga Allah mengampuni kesalahanmu.”

—–

Kemudian aku bangkit kembali, menjalani hari-hariku seperti biasa.

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: