obrolan tentang warna


sepahammu kini, hijau telah menjadi biru, lalu kelabu

“ah, setiap warna pun memiliki makna keberadaannya, kau tahu?’ ujarku

kau mengangguk, menimbang-nimbang perkataanku

“ya.. ya, kau benar.”

“nadamu masih ragu-ragu..”

kau tertawa, matamu menerawang jauh dari sini, entah.

“tawamu seperti dusta,” keluhku.

“sejak kapan makna tawa dibatasi? biarkan ia menjelma sesuai ia dimulakan.”

aku mendelik.

“nah, itulah. sejak kapan kau ingin membatasi makna? pada warna, misalnya.”

kau tertawa, kali ini memejamkan mata.

aku menyembunyikan senyum menyadari kau menikmati pembicaraan ini.

“ya, kau benar,” nadamu tegas.

diam-diam senyumku mengembang. aku tahu, kau akan belajar mengerti. setiap warna memiliki makna keberadaannya.

kita menyesapi itu.

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: