Apakah Kau Rela Menghilangkan Kesempatan Emas Itu?


Prolog : Tulisan ini disertakan dalam sebuah notes Facebook suami dari sahabat saya, mereka berdua kini sedang menekuni ilmu-ilmu keIslaman di Kairo. Semoga Allah merahmati mereka. Pada asalnya, tulisan ini ditujukan untuk kafilah takhossus karantina AlQur’an, Indonesian Al-Qur’an Community (IAC). Namun, tentu saja, kesungguhan untuk mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an adalah kewajiban setiap muslim :’)

“Telah aku tinggalkan dua hal yang jika kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan pernah tersesat : Kitabullah dan Sunnah Rosulullah.” (Al Hadits)

Sumber : https://www.facebook.com/notes/abu-syauqi-al-andunisi/tajdid-niat/10151066768337793

 

Tajdid Niat..

 

Berhentilah sejenak, dan perbaharuilah niatmu..

semakin tinggi cabang suatu pohon, semakin besar pula angin yang akan menerpanya,

semakin tinggi level seseorang (untuk berubah menjadi lebih baik), semakin tinggi pula cobaan yang akan menghadangnya…

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

sesungguhnya syaitan -la’natullah ‘alaih- melihatmu disuatu tempat dimana kamu tidak bisa melihatnya,

ia senantiasa mengganggumu dan menghalang halangi dirimu untuk semakin merapat pada TuhanMu,,

ia akan menggunakan segala caranya untuk bisa menahanmu bahkan membuat dirimu agar tetap jauh dariNya.

oleh karnanya, jagalah selalu wudhu mu karna Syaitan -la’natullah ‘alaih- tercipta dari bara api dan hanya airlah yang mampu memadamkan api, sedang air Wudhu itulah sebaik baik air untuk memadamkan api godaan Syaitan  -la’natullah ‘alaih-

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

bahwa Allah tidak akan merubah kondisi seseorang (menuju kearah yang lebih baik) hingga orang tersebutlah yang berusaha untuk merubah dirinya sendiri menuju kearah yang lebih baik..

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

keimanan itu bagaikan roda yang berputar,, terkadang diatas dan terkadang dibawah,,

begitupula kondisimu dalam setiap usaha untuk “memungut” setiap lembaran lembaran ayat suci untuk dijadikan santapan hati,

ia menjadi kuat dan tinggi karena buah ketaatan,

namun sewaktu waktu ia bisa jatuh dan meluncur kebawah dalam kubangan lumpur yang bernama futur karena buah kemaksiatan dan kelalaian..

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT, bukan bacaan biasa,

ia adalah sebaik baik teman di tiga alam yang berbeda,

sebuah lentera dan petunjuk di gelapnya dunia dan alam kubur, untuk kelak menjemput akhirat dengan senyuman dan kebahagiaan yang kekal abadi..

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

ia cukup tebal, berjumlah 604 halaman dalam 114 Surat di 30 juz,,

bersabarlah dalam setiap usaha yang ditempuh untuk mendapatkannya,

dan yakinilah Bahwa Allah tidak akan menyia nyiakan usaha setiap hamba-Nya..

Berhentilah sejenak dan perbaharuilah niatmu..

Rintangan yang menggunung yang menghadangmu saat ini masih belum apa apa bila dibanding kenikmatan yang melangit (yang tidak sanggup untuk diungkapkan melalui kata kata) yang Allah beri pada kalian saat menjadi Ahlul Qur’an kelak..

Untukmu para ahlul qur’an..

perjalanan masih panjang,

apakah engkau memilih untuk terus berjalan dan menjemput “sahabatmu” didunia, lentera di alam kubur, dan senyuman kebahagiaan di akhirat kelak walau dengan tertatih tatih..?

ataukah engkau lebih memilih untuk bersantai dan menikmati “hidangan lezat duniawi..?”

hingga tak terasa saat kelak kehilangan kesempatan emas untuk menjadi Ahlul Qur’an dan membayar setiap detik waktu yang engkau lalaikan dari Alqur’an..

 

– Bacalah lah AlQur’an,

karna ia kelak akan menjadi penyelamat bagi sohibnya dihari kiamat..

– Pahamilah,

karna hanya dengan demikian air mata bisa mengalir dan senyuman bisa mengembang..

– Hafalkanlah,

karna dialah yang menjadikan seseorang berada dalam tempat yang paling tinggi derajatnya di hari kiamat..

– Amalkanlah,

karna tidak ada gunanya ketiga hal yang diatas (membaca, paham, dan hafal) jikalau akhlak dan kesehariannya bertolak belakang dengan Al Qur’an..

TETAP SEMANGAT DAN ISTIQOMAH..!

dimanapun engkau berada,, dimanapun engkau menapaki tangga tangga Al-Qur’an,,

Advertisements
Leave a comment

1 Comment

  1. Apakah Kau Rela Menghilangkan Kesempatan Emas Itu? | cahaya kesabaran sang penyeru kebaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: