Lingkaran Itu Lingkaran yang Istimewa


Mungkin saya rindu dengan lingkaran saya,

liburan itu artinya saya ke Tangerang dan mereka di Jatinangor

dan saya akan sms : “Teh, saya nggak bisa datang”

Berganti mulai dari SMP, menuju SMA, menuju kuliah, berpindah dari satu lingkaran ke lingkaran lain,

mulai dari memanggil “Ibu”, “Kakak”, sampai “Teteh”

Lingkaran itu adalah tempat saya belajar jatuh cinta pada Islam dan memperjuangkan cinta saya untuk kebaikan,

Lingkaran itu adalah tempat saya mengenal Ibu, Kakak, Teteh yang mendampingi saya melalui masa-masa saya bersama mereka,

telepon genggam adalah saksi cerita-cerita saya mengalir,

entah itu pesan singkat, pesan super panjang, atau dering telepon

entah itu pagi, siang, malam, atau tengah malam

di seberang sana, seseorang ada untuk berbagi nasihat tentang kebenaran, kesabaran dan kasih sayang

Lingkaran itu adalah tempat saya duduk bersama saudari-saudari seiman yang luar biasa

beberapa di antara kami berbeda usia lebih dari setahun

beberapa merupakan siswa atau mahasiswa berprestasi

beberapa merupakan koordinator suatu bagian di organisasinya

beberapa merupakan pecinta sastra

beberapa merupakan penyuka petualangan

beberapa merupakan, ah.. setiap orang dengan keistimewaannya masing-masing,

Islam mengarahkan seseorang menuju jalan yang damai dan diridhoi Sang Maha Kuasa, kemudian Ia akan mengarahkan seseorang menuju potensi terbaiknya dalam kehidupan di dunia, agar Ia menguji siapa di antara hamba-hamba-Nya yang terbaik amalnya. Liyabluwakum ahsanu ‘amalaa.

Lingkaran itu adalah tempat kami menikmati manisnya persaudaraan di jalan keimanan yang kholish pada Allah,

saling menasihati,

saling mendo’akan,

saling menyemangati,

saling memberi hadiah,

saling mendengarkan,

saling berbagi,

saling mencintai karena Allah !

Lingkaran itu adalah tempat diri saya ‘terlecut’ untuk menjadi sosok yang lebih baik,

saat bercermin pada seisi lingkaran,

saat mengintip lembar evaluasi amalan pekanan lingkaran kami, “Ya Allah, amalanku masih kalah jauh. Ayo perbaiki, ayo tingkatkan ! Kenapa milikmu masih menyedihkan begitu? Kesibukan? Oh, lihat ia yang juga ditemani kesibukan luar biasa sepanjang kuliah. Rasa malas? Hei, malulah kamu pada Allah. Rasa enggan? Bukankah Dia memberimu banyak cinta dan kasih sayang, tak inginkah kamu menjadi hamba yang bersyukur?”

saat menatap wajah-wajah bening di dalam lingkaran, ada keteduhan, ada wajah-wajah sedih yang perlu diringankan bebannya (bukankah saat kau meringankan beban saudaramu, Allah akan memberikan kemudahan juga untukmu?), ada kebahagiaan, ada semangat, ada diam, ada rindu, “Bukankah kehidupan itu penuh dinamika? Yang terpenting adalah menjaga hatimu terpaut pada-Nya, dirimu terjaga dalam sunnah Rosul-Nya.”

saat menelaah ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah SAW

Lingkaran itu adalah tempat saya meneguk ilmu dan hikmah

Hei, memang, tak pernah cukup ilmu jika hanya kau tuntut dalam lingkaran ini

Engkau juga perlu menjadwalkan diri untuk mengikuti kajian-kajian keIslaman di luar lingkaran,

di kampus, di sekolah, di masjid, di radio, di TV, di mana saja lingkaran-lingkaran ilmu yang lebih besar tersedia untuk menjadi oasis rasa hausmu

Memang, tak pernah cukup persaudaraan hanya sampai di lingkaran kecil ini

Engkau juga harus membaginya hingga lingkaran dunia, tak ada batas yang menghalangimu

Memang, lingkaran ini hanya sepersekian bagian dari segmen-segmen kehidupanmu

Engkau harus mengisi ruang-ruang lainnya dengan totalitas dan keikhlasan di dalamnya

Tapi, ketahuilah, lingkaran ini adalah salah satu tempatmu memulai perjuangan besar, mimpi-mimpi besar, tekad-tekad besar, kebaikan-kebaikan besar,

untuk menjadi hamba yang dicintai Sang Pencipta,

untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama

“Lingkaran ini memang bukan segalanya, tapi insya’Allah, dari sini, engkau akan terlahir menjadi seseorang yang memilliki semangat untuk senantiasa belajar dan menjadi sosok yang lebih baik di dalam hidupmu.”

Kadang kita menyebut lingaran ini sebagai mentoring, halaqoh, liqo’, atau keluarga :”)

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: