Kami Malu, Sekaligus Rindu


Kami malu pada-Mu, karena kami belum memberi dan berbuat dengan optimal.

Tapi kami sungguh rindu, untuk memperbaiki diri, dan menjadi pembelajar yang lebih baik.

Kami sungguh rindu, agar segala bentuk perjuangan menjadi alunan cinta nan merdu di jalan-Mu.

Kami sungguh ingin menjadi sosok muslim dan muslimah luar biasa yang menuliskan tinta emas kecemerlangan bersama fitrah kami, dalam keyakinan teguh pada-Mu.

Kami malu pada-Mu, sekaligus rindu, agar Engkau ridho dengan amal kami, dan kami ridho dengan kasih sayang dan kemuliaan bersama-Mu.

Maka, duhai Rabb..

Robbanaa afrigh ‘alaynaa shobron wa tsabbit aqdaamanaa wan shurnaa ‘alal qowmil kaafiriin.

Robbanaa faghfirlanaa dzunuubanaa wa kaffir ‘annaa sayyi-aatinaa wa tawaffanaa ma’al abroor.

Aamiin.

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: