Bahwa


“aku senang, paling tidak jam itu berdetak”

kau menghela napas,

sementara kertas-kertas di kamarmu terhempas di sudut paling jauh dari pikiranmu

“bagaimana menjangkaunya?”

entahlah.

mungkin itu pertanyaan paling abstrak saat ini.

 

bisakah kau mulai beranjak dari kursimu,

dan tersenyum bahwa hujan masih bersahabat denganmu,

bahwa angin dan alam tak pernah keberatan dengan dirimu,

bahwa kau tidak perlu mengkhawatirkan yang lainnya.

 

Allah selalu bersamamu.

Selalu.

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: