Yuk, Jernihkan Lagi Persepsi Kita:)


Saat ibu di belahan dunia lain tinggal di rumah untuk menjaga anak dan keluarganya, ia dihormati lingkungannya karena mengorbankan hidupnya untuk keluarga. Tapi.. saat seorang muslimah yang melakukan hal yang sama, mengapa ia tidak dihargai sedemikian?

Saat seorang anak mendedikasikan hidupnya untuk suatu pelajaran, ia dikenal sebagai anak yang penuh potensi dan bakat. Tapi.. saat ia mendedikasikan hidupnya untuk belajar Islam, ia dikatakan tak punya harapan masa depan..

Seorang ibu biarawati dapat menutup dari kepala hingga ujung kaki untuk membaktikan dirinya pada Tuhan. Tapi.. saat seorang muslimah melakukan hal yang sama, mengapa hak itu sering terlupakan..

Setiap anak perempuan dapat pergi ke kampus dengan pakaian kesukaannya dan mendapatkan seluruh hak dan kebebasannya. Tapi.. saat seorang muslimah mengenakan jilbabnya, beberapa pihak melarang mereka masuk kuliah..

Saat seorang Superman, Batman, atau Spiderman mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan hidup orang lain, ia dihargai dan semua orang menghormatinya. Tapi.. saat seorang warga negara Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan anaknya dari upaya pembunuhan, lengan saudara lelakinya yang dipatahkan, ibunya yang disakiti, rumahnya yang dihancurkan, dan masjidnya yang dicederai.. ia digelari teroris?

Tanpa menelaah referensi Islam, orang-orang percaya apa yang disampaikan koran, tapi.. mereka mempertanyakan apa yang kitab suci Al Qur’an sampaikan..

Saat menjumpai suatu masalah, kita menerima segala solusi yang tersedia, “Ada yang punya solusi?”, iya kan? Tapi.. saat solusi itu datang dari Islam yang mulia, kita bahkan menolak untuk melihatnya dengan seksama.

Saat seseorang mengendarai sebuah mobil yang luar biasa canggih dengan teknikĀ  berkendara yang tidak tepat, tidak ada yang menyalahkan mobilnya. Pasti deh dibilangnya, “Ini salah kamu,” bukan, “Ih mobilnya ngaco, deh.” Tapi.. saat seorang muslim membuat kesalahan yang tidak disengaja membahayakan orang lain, orang-orang mengatakan, “Ini gara-gara Islam..”

Yuk, jernihkan lagi persepsi kita.. jernihkan lagi sudut pandang kita..

Tunjukkan juga indahnya Islam dengan akhlaq kita. Mudah-mudahan sahabat-sahabat kita di penjuru dunia mau memahami dan menerima keberadaan kita sebagai rekan mereka.

Think positive, act positive. Karena Islam itu indah, luar biasa indah:)

Advertisements
Leave a comment

1 Comment

  1. neevsfc

     /  October 16, 2011

    Ya, fenomena-fenomena diatas emang udah sering terjadi (dan naudzubillah, jangan sampai membumi). Oh iya Kak Afifah, contoh yang pertama tentang Ibu rumah tangga itu aku belum paham deh. Ada contohnya?

    Salam.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: