Makna dalam Makna


Pernah engkau bertanya, mengapa aku diam. Aku tersenyum sebagai jawabannya. Dalam hatiku, “Aku mengamati dan mendengarkan.”

Pernah engkau heran, mengapa aku tertawa. Aku tersenyum lagi sebagai jawabannya. Dalam hatiku, “Aku mendengarkan dan aku menghargai ide-ide hebatmu.”

Pernah aku bertanya, apa maksudnya. Menulis saja. Membayangkan saja. Suatu saat kala kau membaca salah satunya, kau akan paham.

Pernah aku diam, dan bertanya-tanya, apakah orang melihatku. Tapi aku melihat semua orang, dan aku bahagia.

Aku mengamati. Aku mendengarkan. Aku mencatat. Dan aku belajar.

Aku menikmati tiap hembusan angin atau sinar matahari yang menembus jendela ruangan. Aku menikmati hijaunya dedaunan, atau kesederhanaan kanak-kanak yang duduk di dekatku.

Aku bercerita dalam tulisanku. Mungkin lusa, kau akan menyampaikannya pada siapapun yang tak mengenalku.

Ini dunia yang indah, saat kau berbahagia menjemput makna.

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: