Transisi


Melirik buku-buku RPS yang memenuhi lantai kamar, saya menarik napas perlahan. Pertama, ternyata saya harus membuat satu draft SOOCA dalam dua hari–bukannya satu hari seperti yang saya bayangkan (Ya Allah, permudahlah, Engkau Maha Cerdas lagi Maha Penyayang).

Kedua, ternyata saya sudah mau naik tahun kedua.

Kuliah melesat bagai anak panah (menyitir dari kata-kata yang sering disandingkan dengan waktu, ya kan kuliah juga bagian dari waktu).

Menjadi anak baru memang tidak mudah.

Saya ingat saat awal masuk di FK Unpad, terengah-engah mengikuti aktivitas akademik yang masih terasa sangat berat. Belum bisa baca textbook (alhasil LI pun tidak maksimal, maaf ya C-4), belum bisa belajar dari laptop (padahal fasilitas belajar ada banyak di dalam laptop), belum terbiasa melalui hari saya di topografi dan kontur FKUP yang menguras banyak ATP (coba saja lihat kampus saya yang berlimpah tangga, luar biasa lelah pada awalnya), belum bisa ini.. belum bisa itu.. bahkan kadang saya mempertanyakan keputusan saya bersikeras pada keinginan saya menjadi dokter. Mungkin saat itu saya belum kuat Why nya, jadi saya terjebak dalam permainan How.

Tapi setelah berpikir-pikir, menjadi anak lama juga tidak berarti mudah.

Baru-baru ini forum dan kepanitiaan OPPEK sudah dibuka, banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut adik-adik 2011. Dalam waktu yang sama kami juga tetap harus melaksanakan proker seksi lainnya. Subhanallah ya, ternyata persiapan OPPEK-Mabim juga tidak ada kesan main-mainnya.

Bukan masalah ekspektasinya, tapi saya melihat kesungguhan dari kakak-kakak saya saat mereka menyampaikan energi ‘harapan’ pada kami yang baru bergabung, mengingatkan saya pada sebuah ayat Al Qur’an, “Takutlah kalian meninggalkan generasi yang lemah di belakang kalian.” Dari kuantitas adik-adik 2011 yang banyak, sayang sekali jika kualitas mereka nantinya lemah karena sejak awal tidak paham, lantas akhirnya mudah sekali terdisorientasi.

Bahkan sampai sekarang pun dosen-dosen saya masih sering mengajukan pertanyaan di kelas, “Ada yang tidak mau jadi dokter di sini?”, maksudnya kalian harus selalu ingat tanggung jawab kalian sebagai seorang dokter dimulai dari masa-masa kalian menjadi mahasiswa sekarang, jadi luruskan niat, kuatkan tekad, dan akselerasi selalu ikhtiar kalian.

Selain itu, saya belajar membaca realitas. Berbeda halnya dengan masa sekolah dulu dengan homogenitas yang sudah dikondisikan sejak awal, sehingga perbedaan karakter siswa tersamarkan dalam hal bernama peraturan, masa kuliah melepaskan penyamaran itu. Setiap orang melepas topengnya, dalam artian aktualisasi diri mereka benar-benar sepenuhnya seperti apa yang mereka inginkan, atau seperti apa yang mereka rasakan bahwa seharusnya begitulah mereka.

Saya sering merasa kagum dengan cara pandang dan gagasan-gagasan yang saya temukan di blog kakak-kakak saya. Sering mereka memiliki sudut pandang yang sangat berbeda, yang belum pernah terlintas di pikiran saya, atau betapa jauhnya mereka telah memikirkan dan memahami sesuatu secara mendalam. Mereka seakan melompat jauh dari zona nyaman nya, dan memutuskan untuk menjangkau sesuatu lebih jauh tanpa menanggalkan prinsipnya. Karakter-karakter mereka meninggalkan jejak dan lukisan yang khas, tapi pada akhirnya selalu didasari satu kesadaran yang sama : Saya tak hanya ingin menjadi penonton, saya ingin menjadi seorang pemain yang bertanggung jawab atas permainan saya.

Tulisan-tulisan kami memang seringkali bernada berbeda. Beberapa menulis dengan kematangannya di dunia kemahasiswaan. Beberapa menulis dengan pemikirannya yang di luar kotak (baca : out of the box). Beberapa menulis dari sudut pandang intrapersonalnya yang begitu kental. Tapi nada-nada itu mengalun indah dalam satu FK Unpad yang sama, dan semoga, untuk bangsa yang kami sama-sama cintai : Indonesia.

Saya selalu berdo’a, semoga Allah senantiasa menjaga kelurusan tauhid kami, menjaga kejernihan niat dan pemahaman kami, dan memberi kami kekuatan serta kemampuan untuk menjadi seorang muslim muslimah yang bermanfaat di muka bumi ini. Aamiin.

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: