Kisah Jilbab Kita


“Adik-adikku sayang, berjilbab adalah keputusan tiap individu. Ia adalah keputusan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Setiap kita memiliki proses untuk itu, di antara kita ada yang sudah menyelesaikan prose situ, dan ada yang masih menjalani prosesnya. Setiap kita menelusurinya untuk merengkuh cinta-Nya, menemukan cinta-Nya dalam kehidupan kita.

Jangan pernah berhenti untuk proses itu.

Ketahuilah adik-adikku sayang, jilbab bukanlah akhir dari perjalanan kita. Ilmu yang harus kita pelajari masih sangat luas, menyelaminya ibarat menyelami samudera menuju cinta-Nya yang kita rindukan.

Maka, teruslah bersemangat untuk mempelajari Islam, mendalami Islam,

Lanjutkan !! :)”

 

-Teh Imun, dalam Café Nida 1-

(dengan redaksi yang berbeda)

 

Jazakillah khoiron Teteh Maimon Herawati (sekaligus ibu untukku)

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: