Simfoni Ibu


Lembut nadamu mengalun

Menyenandung lagu pengantar tidur

Terbisik merdu do’a dan kisah-kisah perajut masa depan

Hangat pelukmu adalah selimut yang kubawa selalu di dalam hatiku,

kubuka dan kuhirup dalam-dalam harum kasih sayang

tiap kali gigil putus asa hendak memangsa diri

Tak lekang oleh waktu

“Engkau adalah bidadari kecilku,” bisikmu

“Dan akan senantiasa begitu.”

Senyummu menguatkan hati,

seakan berkata,

“Dirimu selalu lebih dari luar biasa untuk melakukan apapun.”

Ibu, setinggi apapun capaianku

Semua bermula dari a ba ta yang kau ejakan untukku

“Engkau adalah ratu kasih sayang di hatiku,” bisikku

“Dan akan senantiasa begitu.”

(Love you so much, Mom)

Bandung, 12 Maret 2011

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: